Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram
Daerah Hukrim
Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab
Daerah Syi'ar
Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan
Daerah
Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati
Daerah
Tembakan Senjata di Konflik Lahan PT THIP, Masyarakat Sendiri, Pemda Kemana?
Daerah Hukrim
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Nasional > Dede Farhan Aulawi Jelaskan ‘Conflict of Interest’ dan ‘Aid Trap’ Tata Kelola Tambang
Nasional

Dede Farhan Aulawi Jelaskan ‘Conflict of Interest’ dan ‘Aid Trap’ Tata Kelola Tambang

admin
Last updated: 2023/03/24 19:54:21
admin
Share
4 Min Read
SHARE

PERSADARIAU, BANDUNG – Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan tata kelola pertambangan di Indonesia terkesan begitu semrawut sehingga tidak sedikit masyarakat yang merasa miris dan sangat prihatin. Di sisi lain Pemerintah ingin mewujudkan agar Indonesia bisa berdaulat di bidang sumber daya alam.

Oleh karenanya berbagai upaya untuk mengurai problematika tata kelola pertambangan menjadi sangat penting guna memperbaiki sistem sehingga sektor pertambangan bisa berkontribusi secara maksimal untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, peningkatan devisa negara dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri “, ujar Pemerhati Pertambangan Dede Farhan Aulawi di Bandung, Kamis (23/3).

Hal tersebut ia sampaikan setelah sebelumnya menjadi penanggap dalam saresehan ‘Sinkronisasi Tata Kelola Pertambangan Mineral Utama Dalam Perspektif Politik, Hukum dan Keamanan’ yang diselenggarakan oleh Kemenko Polhukam di hotel Grand Sahid Jakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Menko Polhukam Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, dengan keynote speech oleh Menteri ESDM Ir. Arifin Tasrif. Sementara narasumber dari Kemenko Polhukam, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Dittipidter Bareskrim Polri. Sedangkan penanggapnya adalah para pakarnya di bidangnya seperti Dede Farhan Aulawi, Adian Napitupulu, Laode Syarif dan Budi Setiawan, serta tambahan dari peserta yang hadir.

Pada Kesempatan tersebut Dede Farhan Aulawi menjelaskan bahwa dari perspektif regulasi sebenarnya aturan pertambangan itu sudah sangat lengkap, baik UU, Perpres, Permen bahkan perda di masing – masing daerah. Lihat saja UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No. 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan lainnya.

Menurutnya, permasalahannya tidak sedikit yang bermuara pada ‘Conlict of Interest’ yaitu adanya oknum beberapa pejabat yang juga merangkap sebagai pengusaha tambang sehingga terkadang berada melabrak aturan karena memiliki kewenangan atau kekuasaan. Disamping itu ada juga karena ‘Aid Trap’ alias Jebakan bantuan, baik berupa HIBAH maupun CSR perusahaan terhadap institusi. Bentuknya bisa berupa bantuan bangunan, kendaraan operasional, dan lain – lain sehingga saat ada oknum pengusaha tambang yang melakukan pelanggaran aturan membuat pemerintah seolah ‘tampak seperti tidak berdaya’.

Jadi masalah pertambangan itu sebenarnya bukan hanya masalah Illegal Mining saja, tetapi juga aneka pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa legal mining. Kalau pelanggaran yang dilakukan oleh Illegal Mining sebenarnya sudah jelas, bahkan dengan foto satelit bisa dengan mudah ditemukan koordinat – koordinat tambang ilegal tersebut. Tinggal political will saja untuk melakukan penertibannya. Dalam beberapa kasus ada juga legal mining yang justru membuka atau minimal bekerja sama dengan illegal mining untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Belum lagi beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh legal mining terkait dengan dampak yang ditimbulkan dari proses tambangnya, seperti pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem alam.

Dalam konteks tersebut, Dede menyambut positif rencana Kemenko Polhukam untuk membentuk Satgas Khusus Pertambangan dalam rangka turut serta menertibkan aneka pelanggaran hukum yang terjadi di sektor tambang, dan bisa berdampak pada instabilitas politik maupun mengancam keamanan nasional.

“ Kita semua perlu mendukung upaya pemerintah dalam optimalisasi pengelolaan SDA di dalam negeri agar memiliki nilai tambah yang maksimal menuju Indonesia maju dan bangsa yang mandiri. Termasuk berbagai upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup, menekan laju global warming, dan transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan. Oleh karenanya dalam penertiban masalah tambang ini dipandang perlu untuk membentuk tim khusus dan segera melakukan audit komprehensif, baik audit sistem, prosedur dan dokumentasi, audit keuangan untuk meminimalisir kemungkinan adanya aliran keuangan yang tidak wajar, audit safety dan security guna memastikan adanya perlindungan untuk kelestarian alam. Dari hasil audit ini, kemungkinan adanya program asistensi / pendampingan teknis, dan mungkin juga perlu adanya penegakan hukum yang tegas, transparan dan berkeadilan “, pungkas Dede.

You Might Also Like

Menhum Supratman: Teknologi Berkembang, Hak dan Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

LAM Riau Titip ke Fadli Zon Pengakuan Budaya Melayu di UNESCO

LPAI Riau Kecam Disdik Pelalawan: Kejahatan Seksual Anak Tak Boleh Diselesaikan dengan Uang Damai!

AJI Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan 2 Jurnalis di Palembang

Polemik HGU PT MUP: Masyarakat Menolak, Tanda Tangan 5 Kades dan 1 Lurah Dukung Perusahaan

admin 2023-03-24
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram
Daerah Hukrim 1 minggu ago
Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab
Daerah Syi'ar 1 minggu ago
Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan
Daerah 1 minggu ago
Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati
Daerah 1 minggu ago

Berita Rekomendasi

Nasional

Menhum Supratman: Teknologi Berkembang, Hak dan Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

1 minggu ago
NasionalPariwisata

LAM Riau Titip ke Fadli Zon Pengakuan Budaya Melayu di UNESCO

1 minggu ago
HukrimNasional

LPAI Riau Kecam Disdik Pelalawan: Kejahatan Seksual Anak Tak Boleh Diselesaikan dengan Uang Damai!

2 minggu ago
HukrimNasional

AJI Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan 2 Jurnalis di Palembang

2 minggu ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    [email protected]
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?