PERSADARIAU, LINGGA — Untuk melangkah maju di sektor perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir semakin nyata, warga desa polsek kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga. Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan musyawarah di sebuah rumah warga, Selasa (13/5/2026) kemarin.
Setelah melalui serangkaian proses diskusi dan pertimbangan bersama elemen masyarakat musyawarah itu akhirnya mencapai kata sepakat, menentukan pembangunan Kampung Nelayan Perikanan di lokasi RT 01/RW 06, Dusun III, Desa Posek.
Keputusan yang sudah ditandatangani warga dituangkan dalam berita acara menjadi dokumen resmi pemerintah desa. Setelah penetapan lokasi tahapan berikutnya tinggal verifikasi teknis dan pengajuan anggaran ke pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Hadir dalam pertemuan itu diantaranya perangkat pemerintah desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat lingkungan, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Suhari Junan.
Suhari Junan mengatakan, semua pihak duduk bersama, menyampaikan aspirasi pandangan juga dialog konstruktif demi memastikan lokasi yang dipilih merupakan tempat terbaik, strategis, dan bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para pelaku usaha perikanan.
Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan demokrasi warga Desa Posek masih sangat kental dan penetapan lokasi tersebut menjadi landasan awal yang kokoh untuk mewujudkan kawasan kampung nelayan yang tertata, aman, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Keberadaan kawasan kampung nelayan nantinya tidak hanya berkaitan dengan aktivitas penangkapan ikan, tetapi dapat mendorong tumbuhnya usaha pengolahan hasil laut dan kegiatan ekonomi lainnya.
Mulai dari fasilitas tambat perahu, gudang penyimpanan, tempat pelelangan ikan, hingga fasilitas pengolahan hasil laut semua dirancang untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana masyarakat desa pesisir.
“Anak-anak muda nantinya bisa ikut terlibat langsung, baik di sektor perikanan maupun pengolahan hasil laut lainnya. Ini peluang yang baik bagi masyarakat,” kata Suhari Junan pemuda desa posek melalui konfirmasi pesan singkat WhatsApp, Rabu, (20/5/2026).
Namun ia juga menegaskan jika tidak jadi di bangun di lokasi tersebut sebagai kampung percontohan maka, dengan hasil kesepakatan musyawarah bersama masyarakat ketua RT/RW akan membatalkannya, supaya tidak ada yang merasa di kecewakan. Karena lokasi yang direncakan sebelumnya di buat percontohan yaitu di kampung baru.
“Kita berharap Program Kampung Nelayan Perikanan proses kedepannya nanti berjalan lancar supaya program yang telah lama dinantikan masyarakat segera terealisasi dan memberi dampak langsung bagi kehidupan nelayan di Desa Posek,” ucapnya
Pembangunan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar sesuai harapan, serta membawa manfaat besar bagi kemajuan Desa Posek di masa mendatang.
Zainudin

