Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram
Daerah Hukrim
Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab
Daerah Syi'ar
Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan
Daerah
Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati
Daerah
Tembakan Senjata di Konflik Lahan PT THIP, Masyarakat Sendiri, Pemda Kemana?
Daerah Hukrim
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Daerah > Diduga Libatkan Siswa untuk Kepentingan Politik, Kepsek MA Ma’arif Pekanbaru Terancam Jerat UU Perlindungan Anak
Daerah

Diduga Libatkan Siswa untuk Kepentingan Politik, Kepsek MA Ma’arif Pekanbaru Terancam Jerat UU Perlindungan Anak

admin
Last updated: 2026/05/22 22:34:46
admin
Share
3 Min Read
Suasana ramai massa hadir di persidangan abdul wahid
Suasana ramai massa saat sidang Abdul Wahid (ilustrasi)
SHARE

PERSADARIAU, PEKANBARU — Dugaan eksploitasi pelajar untuk kepentingan politik mencuat di lingkungan pendidikan Kota Pekanbaru.

Sejumlah siswa Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Pekanbaru diduga sengaja dibawa menghadiri sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menyeret nama Gubernur Riau, Abdul Wahid, di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Ironisnya, para siswa yang masih berstatus anak di bawah umur itu diduga diarahkan untuk menyembunyikan identitas mereka sebagai pelajar madrasah. Mereka disebut diminta mengaku berasal dari “kampus” saat berada di lokasi persidangan.

Informasi tersebut diperkuat melalui video amatir yang beredar dan memperlihatkan sejumlah siswa berada di area Gedung PN Pekanbaru. Setelah dilakukan penelusuran, identitas mereka terkonfirmasi merupakan pelajar aktif dari sekolah swasta MA Ma’arif Pekanbaru.

“Kami gak boleh bilang dari madrasah, bang. Disuruh ngaku dari kampus,” ungkap salah seorang narasumber terpercaya kepada Persadariau.

Jika informasi ini benar, tindakan tersebut tidak hanya mencoreng dunia pendidikan, tetapi juga berpotensi melanggar sejumlah regulasi nasional terkait perlindungan anak dan sistem pendidikan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik sebagaimana diatur dalam Pasal 15 huruf a.

Selain itu, Pasal 76H UU Perlindungan Anak secara tegas melarang setiap orang merekrut atau memperalat anak untuk kepentingan politik maupun kegiatan yang dapat mengganggu tumbuh kembang dan psikologis anak.

Tak hanya itu, dugaan membawa pelajar ke arena persidangan kasus korupsi bernuansa politis juga dinilai bertentangan dengan prinsip pendidikan nasional sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan harus terbebas dari kepentingan politik praktis.

Publik pun mempertanyakan motif di balik pengerahan para siswa tersebut. Terlebih, MA Ma’arif dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kedekatan historis dan organisatoris dengan Nahdlatul Ulama (NU), sementara Gubernur Riau Abdul Wahid diketahui berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang memiliki hubungan emosional dengan basis warga nahdliyin.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya mobilisasi massa terselubung berkedok kegiatan pendidikan untuk membangun opini publik di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah MA Ma’arif Pekanbaru belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi yang dilayangkan melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat tanggapan, Jum’at (22/5/26).

Kasus ini dinilai perlu menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengingat anak-anak diduga telah ditempatkan dalam pusaran kepentingan politik dan hukum orang dewasa.

FA

You Might Also Like

Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram

Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab

Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan

Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati

Tembakan Senjata di Konflik Lahan PT THIP, Masyarakat Sendiri, Pemda Kemana?

admin 2026-05-22
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram
Daerah Hukrim 1 minggu ago
Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab
Daerah Syi'ar 1 minggu ago
Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan
Daerah 1 minggu ago
Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati
Daerah 1 minggu ago

Berita Rekomendasi

DaerahHukrim

Polres Lingga Amankan 4 Tersangka dan BB Sabu-sabu Seberat 48,03 Gram

1 minggu ago
DaerahSyi'ar

Satu-satunya Daerah enggan Biayai Transportasi Calon Haji ke Embarkasi Batam, DPRD Pelalawan Soroti Sikap Pemkab

1 minggu ago
Daerah

Jaringan MJKN BPJS Kesehatan Terganggu, Antrian Pasien Menumpuk di RSUD Selasih Pelalawan

1 minggu ago
Daerah

Pertamina EP Lirik Perkuat Transisi Energi Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah Delima dan KWT Melati

1 minggu ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    [email protected]
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?