PERSADARIAU, PELALAWAN — Kebutuhan tenaga kerja terampil di industri hulu minyak dan gas bumi (migas) saat ini terbuka lebar bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki kompetensi sesuai standar global. Menjawab tantangan tersebut, EMP Bentu Limited menggelar pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi 47 siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKS Manbaul Ma’arif, Kecamatan Langgam, Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di sekitar wilayah operasi. Media Relation Officer EMP Bentu Limited, M. Hanshardi, menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan otomasi telah mengubah lanskap dunia kerja secara drastis, termasuk di sektor hulu migas.
Oleh karena itu, lulusan SMK kini dituntut tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi terbaru serta budaya kerja profesional.
Dalam sesi pembekalan tersebut, Hanshardi memaparkan peta peluang karier bagi lulusan TKJ, mulai dari teknisi jaringan, administrator jaringan, IT support, teknisi CCTV, hingga wirausaha digital (digital entrepreneur).
“Perusahaan saat ini membutuhkan tenaga kerja yang menguasai hard skill seperti instalasi dan konfigurasi jaringan, troubleshooting komputer, dasar-dasar cyber security, serta pemanfaatan AI. Di sisi lain, soft skill seperti disiplin, integritas, komunikasi, kerja sama tim, kemampuan memecahkan masalah, dan kemauan belajar menjadi faktor penentu dalam proses rekrutmen,” papar Hanshardi.
Ia menambahkan, aspek pengalaman praktik, kepemilikan sertifikasi kompetensi, serta kepatuhan ketat terhadap budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi poin krusial yang dinilai industri. Masa PKL pun harus dimanfaatkan siswa seoptimal mungkin untuk memperkaya portofolio dan memahami standar kerja nyata.
Pada kesempatan terpisah, CSR & Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan. Ia menilai keberadaan SMKS Manbaul Ma’arif di wilayah operasional perusahaan merupakan potensi strategis yang harus dipersiapkan matang agar mampu menyerap tenaga kerja lokal.
“Kami akan terus berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan dunia pendidikan, baik di tingkat SMA, SMK, maupun perguruan tinggi. Harapannya, semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kompetensi tinggi, daya saing, dan kesiapan penuh untuk menangkap peluang karier di industri hulu migas maupun sektor strategis lainnya,” ujar Iman.
Iman juga menekankan bahwa peluang lulusan SMK untuk berkarier di industri hulu migas, termasuk di EMP, selalu terbuka sepanjang terdapat kebutuhan organisasi dan kandidat memenuhi kualifikasi serta kompetensi yang dipersyaratkan.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala SMKS Manbaul Ma’arif, Hendra Gunawan, S.Pd., Gr. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kesediaan EMP Bentu Limited dalam membekali para anak didiknya sebelum terjun ke lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi materi dari EMP Bentu Limited. Kami berharap wawasan yang disampaikan menjadi bekal berharga dan pemantik motivasi bagi para siswa saat melaksanakan PKL, baik di perusahaan swasta maupun instansi pemerintah,” tutur Hendra.
Agenda pembekalan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang dinamis antara pemateri dan para siswa mengenai perkembangan industri energi terkini, kompetensi masa depan, serta strategi jitu membangun karier sejak dini. FA/**

