Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Suasana ramai massa hadir di persidangan abdul wahid
Diduga Libatkan Siswa untuk Kepentingan Politik, Kepsek MA Ma’arif Pekanbaru Terancam Jerat UU Perlindungan Anak
Daerah
Kebakaran lahan kebun koperasi rtbs
GMPK Desak Polres Pelalawan Usut Tuntas Kasus Karhutla Koperasi RTBS
Daerah
Tandan buah segar kelapa sawit
Harga Sawit Anjlok, Petani di Siak Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk
Daerah
Mengusung Konsep Susu Murni, Go Milk Bidik Pasar Anak Muda di Siak
Serba - Serbi
Kesepakatan Bersama Tercapai: Desa Posek Dipilih jadi Kampung Nelayan Perikanan
Daerah Ekonomi Pariwisata
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Hukrim > Korban OSO Sekuritas Minta Kapolri Usut Dugaan Pidana Pencucian Uang Oesman Sapta Oedang
HukrimNasional

Korban OSO Sekuritas Minta Kapolri Usut Dugaan Pidana Pencucian Uang Oesman Sapta Oedang

admin
Last updated: 2023/02/27 17:20:32
admin
Share
5 Min Read
SHARE

PERSADARIAU, JAKARTA – Laporan Polisi terhadap OSO sekuritas atas dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang sudah di laporkan para korban di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri dan sudah naik tahap penyidikan.

“Korbannya sekitar 7000 orang dengan kerugian Rp7.5 triliun, sebagian korban sudah ada yang meninggal karena stress dan sakit tidak ada uang,” ucap Kadiv Humas LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Bambang Hartono.

Walau sudah naik tahap penyidikan, namun penyidik Polri hingga saat ini ragu dan takut untuk meminta laporan PPATK untuk menelusuri aliran dana OSO Sekuritas, karena diduga uang hasil menipu mengalir ke Keluarga Oesman Sapta Oedang (OSO) sehingga mampu membeli partai Hanura dari Wiranto.

“LQ tidak masuk ranah politik, tapi di 2019, beredar berita OSO membeli Partai Hanura seharga 200 milyar dari Wiranto. Berapapun uang tersebut, sebenarnya Kepolisian, Kejaksaan dan KPK WAJIB menelusuri aliran dana dari OSO Sekuritas ini, jangan sampai uang hasil menipu masyarakat dijadikan fondasi demokrasi dan pemerintahan Indonesia. Buktikan melalui penyidikan hal ini!” tegas Bambang Hartono, Senin (27/2/2023).

Salah satu korban OSO Sekuritas yang dirugikan lebih dari 2 milyar sudah melapor ke Polda Metro Jaya sejak tahun 2020. Pak AS meminta Kapolri berani memeriksa Oesman Sapta Oedang dan keluarganya.

“Saya meminta Kapolri berani memeriksa Oesman Sapta Oedang dan keluarganya, karena kami telusuri dalam AHU PT tersebut akhirnya di miliki PT CPM yang sahamnya adalah istri OSO dan ke 4 anaknya OSO,” jelasnya.

“Jadi patut diduga uang hasil merampok uang masyarakat ini mengalir deras ke keluarga OSO. Kapolri harap jalankan tugas sesuai arahan Presiden untuk berani menindak penjahat Investasi bodong, termasuk OSO dan keluarganya,” harapnya.

Korban OSO lainnya Ibu C juga mengungkapkan kekecewaan terhadap Subdit Fismondev Polda Metro Jaya dan Dirkrimsus Polda.

“Berkali-kali laporan kami tidak dijalankan sesuai prosedur, bahkan kami dimintakan 200 juta oleh Kanit dan penyidik Fismondev Polda untuk menebus keterangan Ahli Pidana RBT. Katanya jika mau jalan, harus beli ini surat sebagai alat bukti. Kami adukan ke Propam, tapi Propam Mabes juga tutup mata dan telinga,” katanya.

“Sulit sekali bagi masyarakat mendapatkan keadilan setelah kami keluar uang banyak pun, berikan ke Polda Metro tapi 3 tahun kasus TETAP MANDEK. Kapolri jika hendak citra kepolisian baik, tolong di benahi. Kuasa hukum kami punya bukti rekaman, Penyidik Fismondev memeras uang kepada para korban. Untuk makan saja kami sekarang susah, kemana hati nurani Polri terhadap masyarakat uang ditindas Oknum Investasi Bodong?” terangnya.

Bapak R salah satu korban OSO sekuritas juga dengan sedih menyampaikan jika kepolisian tidak berani menindak kasus OSO sekuritas, dimana janji Bapak Kapolri bahwa hukum akan tajam keatas?

“Masyarakat selama ini selalu makan janji kosong dan buaian bapak akan Polri yang bersih, namun adanya sekarang sapu tersebut kotor, sehingga debt collector pun tidak ada rasa hormat kepada Polri. Mau Kapolri bawa kemana ini Institusi Bhayangkara jika di biarkan, 3 tahun sudah berlalu dan LP tidak jalan, masa tunggu sampai daluarsa penuntutan baru di proses?” katanya.

LQ Indonesia Lawfirm sebagai kantor hukum paling vokal dan berani menegur institusi Polri, Jaksa dan Pengadilan.

“Biar Kapolri dengar sendiri keluhan masyarakat, apa perlu kami bawa para korban investasi bodong yang jumlahnya jutaan untuk demo di depan Mabes setiap minggu? Harus bagaimana kami jika secara baik-baik, Polri tidak mau mendengar aspirasi para korban?,” katanya.

“Presiden Jokowi saja sampai hafal itu keluhan masyarakat, Kapolri sebagai pemangku penyidikan kenapa melempem dan diam saja. Terutama penyidikan mandek di Polda Metro Jaya, Kapolri harus tegas, tanyakan apakah Kapolda mampu dan mau selesaikan, jika tidak dicopot dong,” harapnya.

“Mana janji bapak potong kepala ikan busuk? Sama ikan berani potong, apakah takut sama Fadil Imran, padahal Kapolri punya kewenangan? Ingat Kapolri suatu saat anda meninggal karma akan mengikuti anda!” ujar Bambang.

LQ Indonesia Lawfirm memiliki 4 cabang di Indonesia antara lain di Jakarta Pusat, Tangerang, Jakarta Barat dan Surabaya dengan jumlah rekanan kurang lebih 50 lawyer berkualitas. LQ Indonesia Lawfirm memiliki expertise di bidang pidana, ekonomi, keuangan, perbankan dan korporasi.

LQ dapat dihubungi di 0817-489-0999 Tangerang, 0818-0489-0999 Jakarta Pusat, 0817-9999-489 Jakarta Barat dan 0818-0454-4489 Surabaya.

You Might Also Like

Polda Riau Jerat PT Musim Mas Tersangka Perusakan Lingkungan

Rupiah Sentuh Rp17.541 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar Obligasi

Fantastis, Segini Harta Kekayaan Yuniarto Kalapas Kelas IIA Pekanbaru

Kejaksaan Beberkan Soal Pemeriksaan Sekwan Pekanbaru dan Kasus Perintangan Penyidikan

Sikat Sindikat Mafia BBM, Bareskrim Sisir 223 TKP

TAGGED: Investasi Bodong, Osman Sapta Odang, persada, Persada Riau
admin 2023-02-27
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Suasana ramai massa hadir di persidangan abdul wahid
Diduga Libatkan Siswa untuk Kepentingan Politik, Kepsek MA Ma’arif Pekanbaru Terancam Jerat UU Perlindungan Anak
Daerah 1 hari ago
Kebakaran lahan kebun koperasi rtbs
GMPK Desak Polres Pelalawan Usut Tuntas Kasus Karhutla Koperasi RTBS
Daerah 1 hari ago
Tandan buah segar kelapa sawit
Harga Sawit Anjlok, Petani di Siak Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk
Daerah 2 hari ago
Mengusung Konsep Susu Murni, Go Milk Bidik Pasar Anak Muda di Siak
Serba - Serbi 3 hari ago

Berita Rekomendasi

Penampakan perkebunan kelapa sawit di daerah aliran sungai
HukrimNasional

Polda Riau Jerat PT Musim Mas Tersangka Perusakan Lingkungan

5 hari ago
Ilustrasi nilai tukar rupiah anjlok terhadap dolar amerika serikat
EkonomiNasional

Rupiah Sentuh Rp17.541 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar Obligasi

2 minggu ago
Yuniarto, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru (sumber IG: @lapas_pekanbaru)
NasionalSerba - Serbi

Fantastis, Segini Harta Kekayaan Yuniarto Kalapas Kelas IIA Pekanbaru

4 minggu ago
Gedung DPRD Kota Pekanbaru
DaerahHukrim

Kejaksaan Beberkan Soal Pemeriksaan Sekwan Pekanbaru dan Kasus Perintangan Penyidikan

1 bulan ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    persadaoffice18@gmail.com
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?