PERSADARIAU , PELALAWAN — Pemerintah Kabupaten Pelalawan tengah mempersiapkan Festival Bakar Ikan yang akan dipusatkan di kawasan Tugu Bono dalam waktu dekat. Sebanyak 5,5 ton ikan sungai disiapkan untuk kegiatan yang digelar sebagai bagian dari promosi potensi perikanan lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan, Syahrul, mengatakan ikan yang akan dibakar terdiri dari tiga jenis yang selama ini menjadi komoditas perikanan unggulan daerah, yakni patin, nila, dan baung.
Menurutnya, pemilihan jenis ikan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkenalkan hasil perikanan khas Pelalawan kepada masyarakat luas.
“Jenis ikannya patin, nila, dan baung,” ujar Syahrul, Jumat (12/6/2026).
Untuk pelaksanaan festival tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 juta. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-katalog dengan melibatkan perusahaan lokal yang berdomisili di Pangkalan Kerinci.
” Namanya saya tak ingat. Perusahaan lokal asli Kerinci,” jawabnya singkat.
Syahrul menjelaskan, kebutuhan ikan untuk acara tersebut dipasok dari nelayan lokal. Keterlibatan nelayan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
“Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga memberi peluang peningkatan pendapatan bagi nelayan karena kebutuhan ikan dalam jumlah besar diserap dari masyarakat,” katanya.
Festival Bakar Ikan di Tugu Bono direncanakan menjadi salah satu kegiatan yang mengangkat identitas Pelalawan sebagai daerah yang memiliki potensi perikanan air tawar, khususnya dari kawasan Sungai Kampar.
Sementara itu, terkait isu yang sempat berkembang mengenai proses pengadaan ikan yang dimonopoli oleh orang terdekat Bupati Zukri, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut. Pemerintah daerah sendiri menegaskan bahwa pengadaan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
FA

