PERSADARIAU, SIAK – Kobaran api terus meluas dan telah memasuki hari ketiga membakar lahan di area HGU yang dikelola Agrinas Palma Nusantara di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Kadaops Manggala Agni Dalkarhut Wilayah Sumatera IV/ Pekanbaru, Firza Cautsar membenarkan peristiwa kebakaran lahan di wilayah kerjanya.
Firza mengatakan lebih kurang 20 hektare lahan yang terbakar di Kecamatan Kandis, Siak, Kecamatan Pinggir, Bengkalis.
“Sebagian lahan terbakar masuk Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Untuk luasan sementara mencapai 20 hektar,” kata Firza Cautsar, Jumat (29/5/2026) melalui pesan WhatsApp.
Ia menuturkan bahwa timnya hingga kini masih berupaya keras memadamkan api. Proses pemadaman mengalami kendala karena karakteristik lahan gambut yang sangat mudah terbakar sehingga api sulit dikendalikan.
“Mopping up terus dilakukan saat ini, dibutuhkan waktu dan ketelatenan mengingat kondisi gambut membutuhkan pengerjaan ekstra,” ucap Firza.
Kadaops Pekanbaru ini juga menyampaikan bahwa timnya kini masih terus berjibaku menangani kebakaran yang tersebar di beberapa titik di wilayah tugasnya.
“Tim juga sedang memadamkan di Pasir Limau Kapas, Rohil. Ini hari ke tiga tim berjibaku di sana. Upaya penyekatan sudah berhasil dilakukan, dilanjutkan mopping up,” terangnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Siak Novendra Kasmara turut membenarkan bahwa Karhutla terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.
Novendra menerangkan sedikitnya ada 20 hektar lahan yang terbakar di lokasi lahan yang dikelola Agrinas Palma Nusantara tersebut.
“Kurang lebih 20 hektar lahan disana,” sebut Kalaksa BPBD Siak, Novendra Kasmara.
Dia menambahkan bahwa pada hari pertama terjadinya kebakaran, pihaknya juga telah mengerahkan personel untuk membantu upaya pemadaman api.
“Hari pertama ikut personil BPBD ikut memadamkan, namun selanjutnya kami tidak ikut lagi,” tambah Novendra.
Upaya pemadaman telah berlangsung hingga hari ketiga. Akan tetapi, setelah hari pertama kebakaran, BPBD Siak tidak lagi ikut terlibat karena belum menerima permintaan bantuan dari pihak Agrinas.
“Hari pertama ikut personil BPBD ikut memadamkan, namun selanjutnya kami tidak ikut lagi. Belum ada koordinasi lanjutan dari Agrinas Palma Nusantara untuk kami BPBD Siak melakukan pemadaman,” sambungnya.
Terakhir, Novendra Novendra Kasmara memastikan pihaknya akan terus memantau kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kandis tersebut.
“Tim sudah siaga. Kami juga memantau secara aktif dengan koordinasi dengan pihak kecamatan, desa dan masyarakat setempat,” tandasnya.
Frz

