Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Federasi Olahraga Domino Berindat Salurkan Bantuan Sosial 
Daerah
Ramai Diserbu di Helat Pelalawan 2026, Musim Mas Pamerkan Hilirisasi Sawit: Dari Sunco Sampai Sabun Lervia
Daerah Ekonomi
Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai
Daerah
Resmikan Kantor JMSI Riau, Dheni Kurnia: Kita Pulang Kampung
Daerah
Inovasi KWT Melati: Luncurkan Bank Sampah Delima, Sulap Sampah Plastik Jadi Cuan di Desa Proklim Lambangsari V
Daerah
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Serba - Serbi > Setahun Berlalu Tragedi Bentrok Penggusuran Paksa Masyarakat Pulau Rempang
Serba - Serbi

Setahun Berlalu Tragedi Bentrok Penggusuran Paksa Masyarakat Pulau Rempang

admin
Last updated: 2024/09/08 14:15:10
admin
Share
5 Min Read
SHARE

PERSADARIAU, BATAM – Warga Pulau Rempang menggelar kegiatan tabur bunga, orasi dan atraksi budaya untuk memperingati setahun tragedi bentrokan yang terjadi pada 7 September 2023 lalu. Tabur bunga dilaksanakan tepat di lokasi bentrok antara masyarakat Pulau Rempang dengan 1.010 aparat gabungan di Kampung Tanjungkertang.

Sebelum itu, masyarakat Rempang menggelar pawai. Iring-iringan kendaraan dilakukan mulai dari Simpang Dapur Enam, sampai ke Tanjungkertang

Prosesi tabur bunga dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB. Ibu-ibu yang hadir langsung turun dari kendaraan sambil membawa bunga, menaburkan di jalan persis di Jembatan 4 Barelang.

Saat bentrokan terjadi pada 7 September 2023 lalu, aparat gabungan menghujani warga dengan seprotan air, gas air mata dan peluru karet. Menyebabkan anak-anak, perempuan dan orangtua menjadi korban. Beberapa diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas dan mengalami luka.

Sesudah prosesi tabur bunga, warga kemudian duduk melingkar, memanjatkan doa, berharap agar perjuangan mempertahankan kampung, membuahkan hasil yang berpihak pada masyarakat.

“Di sinilah, kami mengingat setahun yang lalu, sakitnya hati kami atas perlakuan aparat,” kata Miswadi, warga Pulau Rempang yang ambil bagian dalam kegiatan tabur bunga ini.

“Kami sudah satu tahun berjuang. Dan kami akan terus berjuang.”

Warga berkumpul di jembatan 4 barelang

Konvoi warga kemudian bergeser ke lapangan Sepakbola Kampung Sembulang. Di sana warga Rempang menggelar Solat Hajat seusai bersama-sama menunaikan ibadah Solat Magrib.

Warga memgirimkan doa agar diberikan kekuatan untuk tegar berjuang menjaga eksistensi kampung-kampung di pulau Rempang. Mereka juga iringkan doa untuk leluhur mereka. Orang-orang yang sebelumnya lebih dulu berjuang menjaga ruang hidup yang kini ditempati warga.

Acara kemudian berlanjut dengan orasi bersama. Warga menyalakan obor dan flash smartphone bersama orasi bersama yang mereka ikrarkan. Dibimbing salah satu warga, masyarakat Rempang yang hadir berorasi dengan membacakan Sumpah Masyarakat Rempang.

Berikut isi sumpah yang diutarakan warga:

Sumpah Rakyat Rempang Galang
Kami rakyat Rempang Galang bersumpah
Bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan
Berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan
Berbahasa satu, bahasa tolak relokasi

Teriakan warga menggema. Mereka bersemangat memekikkan penggal demi penggal isi Sumpah Rakyat Rempang Galang ini.

Pemutaran video tragedi bentrok

Kegiatan kemudian berlanjut dengan penayangan cuplikan video bentrok yang terjadi pada 7 September 2023 di Tanjungkertang. Visual warga yang terus bertahan di tengah keganasan aparat. Mereka tetap melawan meskipun dibombardir semprotan air, gas air mata dan peluru karet.

Siti Hawa (71) mengawali mimbar bebas yang disisipkan dalam peringatan setahun tragedi Rempang ini. Ia sampaikan pesan agar masyarakat semakin kompak, karena dukungan dari masyarakat di seluruh Indonesia begitu besar untuk Rempang.

“Nenek terus berjuang. Karena banyak yang berjuang bersama kita.”

Gerisman Ahmad (64) salah satu tokoh masyarakat Rempang, juga menyuarakan perlawanan atas rencana penggusuran kampung-kampung di Pulau Rempang. Menjaga kampung dari ancaman relokasi, kata dia, adalah bentuk kewarasan masyarakat. Karena warga Pulau Rempang memiliki hak atas tanah yang diwariskan nenek moyang mereka di sini.

Kampung adalah identitas masyarakat Melayu. Gerisman mengingatkan bahwa ancaman hilangnya kampung, adalah ancaman hilangnya identitas Melayu bagi masyarakat Rempang.

“Tidak ada marwah Melayu kalau kampungnya hilang. Tidak ada itu sarjana, magister kalau kampungnya hilang, itu bodoh semua,” kata Gerisman.

Peringatan setahun tragedi Tempang ini, lanjutnya adalah motivasi agar warga lebih kuat mempertahan apa yang diyakini sebagai hak.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda oleh hal-hal yang akan mengganggu gerak warga dalam menjaga kampung.

Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, mengapresiasi semangat warga Rempang yang terus berjuang menjaga tanah mereka. Apalagi perjuangan masyarakat Rempang ini, diiringi banyak tekanan dan teror.

Andri Alatas, Direktur YLBHI-LBH Pekanbaru yang tergabung dalam Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, berharap semangat warga akan terus ada dan berlipatganda. Pihaknya selalu bersama masyarakat, selama warga masih ingin dan membutuhkan pendampingan.

“Masyarakat tidak sendiri. Kita akan berjuang bersama untuk menggapai keadilan.”

Andri mengingatkan agar kekompakan yang ada di tengah-tengah masyarakat, bisa terus terjaga dan semikin meningkat. Ia meyakinkan bahwa apa yang dilakukan warga adalah perjuangan konstitusi dan proses itu dilindungi oleh undang-undang.

Ahlul Fadli, Manajer Kampanye dan Pengarusutamaan Keadilan Iklim Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, apa yang kita lakukan sampai saat ini, telah berhasil melawan kepentingan pemerintah dan investor bernama PSN Rempang Eco City.

Seharusnya, lanjut Ahlul, pemimpin mendahulukan kepentingan masyarakat daripada individu atau kelompok, sesuai tunjuk ajar Melayu karya budayawan Tenas Efendi. (Rls)

You Might Also Like

ETF Bitcoin Dibanjiri Dana US$3,8 Miliar, Investor Cermati The Fed

Di Bawah Langit Pelalawan yang Menipis, IDI Riau Buka Posko Kesehatan Gratis

Homeless Media, Instrumen Penting Menyuarakan Isu Lingkungan

PT Padasa Enam Utama Undang Delapan Eks Karyawan untuk Verifikasi Data Tindak Lanjut Putusan PHI

Beragam Komentar Netizen Usai Hadiri Festival Kue Talam 1 Kilometer

admin 2024-09-08
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Federasi Olahraga Domino Berindat Salurkan Bantuan Sosial 
Daerah 3 hari ago
Ramai Diserbu di Helat Pelalawan 2026, Musim Mas Pamerkan Hilirisasi Sawit: Dari Sunco Sampai Sabun Lervia
Daerah Ekonomi 4 hari ago
Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai
Daerah 4 hari ago
Resmikan Kantor JMSI Riau, Dheni Kurnia: Kita Pulang Kampung
Daerah 6 hari ago

Berita Rekomendasi

Serba - Serbi

ETF Bitcoin Dibanjiri Dana US$3,8 Miliar, Investor Cermati The Fed

1 bulan ago
DaerahSerba - Serbi

Di Bawah Langit Pelalawan yang Menipis, IDI Riau Buka Posko Kesehatan Gratis

2 bulan ago
Serba - Serbi

Homeless Media, Instrumen Penting Menyuarakan Isu Lingkungan

2 bulan ago
Serba - Serbi

PT Padasa Enam Utama Undang Delapan Eks Karyawan untuk Verifikasi Data Tindak Lanjut Putusan PHI

2 bulan ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    [email protected]
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?