Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan
Daerah
Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci
Daerah
KUHAP Baru Berpihak Kepada Siapa?
Serba - Serbi
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
Daerah
Pemkab Pelalawan akan Bentuk Tim Evaluasi PT Pesawon Raya yang Belum Kantongi HGU:  Berpotensi Kebocoran Pajak
Daerah Hukrim
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Daerah > DLH Temukan Aktivitas ilegal PT RAPP di Sungai Kampar
DaerahHukrimNasional

DLH Temukan Aktivitas ilegal PT RAPP di Sungai Kampar

admin
Last updated: 2025/12/25 13:24:12
admin
Share
4 Min Read
Kadis DLH Pelalawan Eko Novitra. Gambar ; ilustrasi
SHARE

PERSADARIAU, PELALAWAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Riau sampaikan hasil uji laboratorium yang diambil dari beberapa titik Sungai Kampar tempat ditemukannya ribuan ikan mati pada November lalu.

  • Beberapa titik pengambilan sampel diantaranya;
  • Outfall dari outlet kanal PT Adei Plantation, klorin bebas melebihi baku mutu;
  • ‌Outfall sungai Seingkulim;
  • ‌Outfall PT RAPP dan APR, klorin bebas melebihi baku mutu;
  • ‌Kanal PT Inti Indosawit Subur (PT IIS) & drainase PT RAPP;
  • ‌Air limbah outlet Effluent PT RAPP dan APR.

” Kondisi tersebut potensi menurunkan kadar oksigen terlarut di perairan. Termasuk penyebab kematian ikan,” jelas DLH Pelalawan dalam keterangan resminya kepada Persadariau, Rabu (24/12/205).

DLH mengakui penyebab rusaknya biota sungai Kampar diakibatkan kegiatan industri yang berlangsung lama.

” Tingginya konsentrasi pencemar (disungai Kampar) disebabkan akumulasi berbagai aktivitas industri disekitar tempat kejadian,” jelasnya didalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi.

Ketika ditanya tidak berfungsinya alat pendeteksi kualitas IPAL milik Kementerian Lingkungan Hidup (SPARING), DLH Pelalawan mengatakan disebabkan penurunan (surut) air sungai yang drastis.

” Kondisi sungai berada dalam keadaan surut dibawah normal, sehingga alat pemantau (Onlimo) tidak dapat beroperasi,” tulisnya.

Temuan DLH Pelalawan

DLH Pelalawan temukan sejumlah indikasi pelanggaran oleh pelaku industri, diantaranya;
‌

  • Ditemukan ketidaksesuaian pada kanal Effluent (pembuangan air limbah) PT RAPP & PT APR;
  • ‌Adanya kegiatan yang tidak tercatat dalam dokumen Izin Lingkungan, berupa penimbangan kayu pada Bak Air. Limbah yang dihasilkan air yang berwarna hitam pekat yang kemudian langsung dibuang ke lingkungan;
  • ‌Limpasan air steam trap pada drainase pabrik yang berasal dari pipa-pipa boiler PT RAPP yang langsung dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan di IPAL terlebih dahulu;
  • ‌Pembuangan air limpasan pipa boiler ke lingkungan tanpa pengolahan di IPAL dari drainase PT RAPP yang dialirkan ke kanal PT IIS kebun buatan yang bermuara ke sungai Kampar.
Kesimpulan analisis dari Uji Sampel laboratorium pencemaran limbah di sungai Kampar oleh DLH Pelalawan

Catatan Hitam di Sungai Kampar

Banyak laporan dugaan pencemaran berasal dari laporan warga, observasi media lokal, dan aktivis dari tahun ketahun mengenai kontribusi industri pabrik Pulp and Paper terhadap rusaknya lingkungan yang membahayakan masyarakat adat setempat.

Pihak PT RAPP secara konsisten menyatakan kepatuhan pada standar pengolahan limbah dan tidak ada gangguan IPAL saat kejadian dilaporkan. Namun fakta dilapangan selalu kontradiktif dengan apa yang mereka klaim.

Wawancara langsung terhadap beberapa masyarakat adat di hilir Sungai Kampar ditemukan adanya sakit kulit usai mandi disungai Kampar, tepatnya di Desa Sering. Bukan hanya itu, pasangan lansia juga mengaku mengalami keracunan usai mengkonsumsi ikan hasil tangkapan yang didapatkan dari sungai Kampar.

Bukti ilmiah final dari otoritas lingkungan (hasil sampel laboratorium) sering belum dirilis atau belum final, sehingga hubungan kausal langsung antara limbah PT RAPP dan kematian ikan masih menjadi tabir yang menjadi tanda tanya.

Dirangkum dari berbagai sumber, ikan mati di Sungai Kampar terjadi sejak tahun 2014, 2016, 2018, 2021, 2022 dan 2025. Hal ini terus terulang tanpa ada ketegasan dari pihak pemerintah.

FA

You Might Also Like

Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan

Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci

DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan

Pemkab Pelalawan akan Bentuk Tim Evaluasi PT Pesawon Raya yang Belum Kantongi HGU:  Berpotensi Kebocoran Pajak

PT Pesawon Raya Beroperasi Tanpa HGU: Kerugian Daerah dan Negara Ditaksir Mencapai Ratusan Miliar Rupiah

TAGGED: DLH Pelalawan, Limbah RAPP, Pencemaran Sungai Kampar, PT APR
admin 2025-12-25
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan
Daerah 7 jam ago
Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci
Daerah 6 hari ago
KUHAP Baru Berpihak Kepada Siapa?
Serba - Serbi 1 minggu ago
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
Daerah 1 minggu ago

Berita Rekomendasi

Daerah

Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan

7 jam ago
Daerah

Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci

6 hari ago
Daerah

DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan

1 minggu ago
DaerahHukrim

Pemkab Pelalawan akan Bentuk Tim Evaluasi PT Pesawon Raya yang Belum Kantongi HGU:  Berpotensi Kebocoran Pajak

2 minggu ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    persadaoffice18@gmail.com
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?