PERSADARIAU, PELALAWAN – Gelombang aksi demonstrasi besar-besaran bakal digelar Aliansi Pemuda Pesisir (APP) di sejumlah titik, termasuk kawasan RAPP dan Water Intek. Sedikitnya 1.000 massa disebut akan turun menyampaikan aspirasi dan mendesak adanya penyelesaian tegas terhadap persoalan kerja sama vendor yang menjadi sorotan.
Koordinator aksi, Joe Kacaw, menegaskan aksi tersebut bukan sekadar menyampaikan kritik, tetapi merupakan bentuk desakan agar pihak terkait tidak menutup mata terhadap persoalan yang telah menjadi perhatian masyarakat.
“Kami datang untuk menyampaikan suara masyarakat. Persoalan ini harus diselesaikan, jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Kami meminta pihak terkait berani mengambil sikap,” tegas Joe.
Salah satu tuntutan utama APP adalah meminta PTSI melakukan evaluasi secara menyeluruh dan memutuskan hubungan kerja sama dengan vendor yang menjadi sorotan.
Menurut Joe, kerja sama dengan pihak ketiga harus mengedepankan transparansi, profesionalitas, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
“Kami meminta PTSI jangan hanya melakukan evaluasi di atas kertas. Kalau memang kerja sama tersebut bermasalah dan tidak lagi memenuhi prinsip yang seharusnya, kami mendesak agar hubungan kerja sama dengan vendor tersebut diputus,” ujarnya.
Joe menegaskan, turunnya sekitar 1.000 massa merupakan bentuk kuatnya perhatian masyarakat terhadap persoalan tersebut. APP, kata dia, akan mengawal tuntutan hingga memperoleh kejelasan dari pihak yang berkepentingan.
“Jangan anggap suara masyarakat ini angin lalu. Seribu orang akan turun menyampaikan aspirasi. Kami ingin ada jawaban, ada sikap, dan ada penyelesaian. Kalau persoalan ini terus dibiarkan, kami akan terus mengawal,” tegasnya.
Meski demikian, APP memastikan aksi akan dilakukan dengan mengedepankan ketertiban dan penyampaian aspirasi secara damai serta sesuai koridor hukum.
“Kami tidak mencari keributan. Kami ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka. Tetapi kami juga ingin ditegaskan, diam bukan berarti persoalan selesai. Kami akan terus mengawal sampai ada kejelasan,” pungkas Joe Kacaw.

