PERSADARIAU, PELALAWAN – Kebakaran lahan yang melanda Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan kian meluas dan diperkirakan mencapai ratusan hektare.
Menurut Kepala Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto. Proses pemadaman api masih terus berlangsung hingga saat ini oleh petugas gabungan.
“Wilayah Bengkalis di Titi Akar sekitar 200 hektare lahan yang terbakar. Desa Merbau di Pelalawan sekitar 700 hektare,” ucap Ferdian kepada wartawan.
Namun, pihaknya akan memastikan kembali detail mengenai luasan lahan yang terbakar dengan memakai GPS. Lalu, mengukurnya menggunakan citra satelit
Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Merbau, juga menghanguskan hamparan perkebunan kelapa sawit milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS).
Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri mengatakan bahwa keseluruhan lahan yang terbakar di Desa Merbau adalah perkebunan sawit milik Koperasi RTBS.
“Sumber api ditemukan pada saat kami turun ke lokasi di lahan RTBS yang di tanami sawit. Luas areal yang terbakar diperkirakan lebih kurang 20 hektare,” ungkap Kapolsek Bunut kepada Persadariau, (1/4/26).
Dia menyebutkan juga, untuk proses hukum atas kejadian kebakaran lahan tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Pelalawan.
Sementara itu, permintaan informasi kepada Polres Pelalawan perihal: Jumlah pihak yang diperiksa dan Lokasi awal mula munculnya api yang menyebabkan kebakaran.
Humas Polres Pelalawan AKP Thomas Bernandes Siahaan tidak menjelaskan secara rinci saat dihubungi melalui pesan singkat.
“Masih pengembangan, kalau ada info akan saya beritahu. Terima kasih,” jawab Thomas.
Sus

