Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
Pemkab Lingga Rayakan May Day dengan Kekeluargaan Tanpa Demo
Daerah
Desri Terpilih Secara Aklamasi di Muscab Percasi Lingga 
Daerah
Hari Fitro Adha Pimpin PPNI Pelalawan, Unggul Tipis dalam Musda IV
Daerah
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum bagi Masyarakat Adat
Advertorial Daerah
Perjalanan Wahyu Trinanda Puteri Menuju Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026
Daerah Pariwisata
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Nasional > Satwa Gajah di TNTN Mati, Diapit Perusahaan APRIL Group & Indah Kiat 
Nasional

Satwa Gajah di TNTN Mati, Diapit Perusahaan APRIL Group & Indah Kiat 

admin
Last updated: 2023/07/16 00:09:27
admin
Share
3 Min Read
SHARE

PERSADARIAU, PEKANBARU – Kematian gajah menyayat hati banyak kalangan, termasuk pegiat lingkungan Riau, Tommy Freddy Manungkalit S.Kom, SH. Saat wawancara langsung di kantor Rembuk yayasan Anak Rimba Indonesia (ARIMBI) beliau menyayangkan kematian gajah dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) PT Arara Abadi (PT AA) dan disekitar tanaman akasia lainnya yang merupakan hutan pelindung Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

“Kalau tidak salah hutan gelang atau hutan pelindung TNTN adalah tanaman HTI Group PT Riau Pulp and Paper (RAPP), wajar kita menuding perusahaan itu adalah penyebab hutan TNTN rusak termasuk akasia PT AA karena akses jalan masuk lancar,” katanya.

Ketika ditanya apa alasan menyalahkan PT RAPP dan PT AA yang katanya peduli lingkungan itu penyebabnya, “selaku pemegang izin HTI di sekitar TNTN, perusahaan itu harus bertanggung jawab menjaga kawasannya, termasuk menjaga akses  jalan masuk ke jantung TNTN,” jawab Tommy

“Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu tempat populasi satwa-satwa yang dilindungi seperti gajah, harimau, beruang, trenggiling, tapir dan lain sebagainya, selaku pemegang izin itu harus dijaga dengan ketat,” katanya.

Perlu diketahui kata Tommy, TNTN bersepadan dengan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang seyogyanya bisa tempat dimana populasi satwa-satwa yang dilindungi itu bisa tempat bereproduksi beraneka ragam hewan dilindungi, “nah pertanyaannya ada kebun sawit dalam HTI ya wajarlah gajah berkonflik dengan manusia,” ucapnya

“Wajar saja satwa-satwa yang dilindungi masuk ke pemukiman warga dan yang mana hutan tempat gajah itu hidup menjadi incaran para pekebun kelapa sawit di dalam kawasan HPT (banyak perkebunan Kelapa Sawit) yang diduga sebagai hama. Contohnya di daerah Mamahan Jaya, di Kecamatan Langgam,” jelas aktivis lingkungan hidup ini.

Menurut Tommy, Mamahan Jaya masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang saat ini terdeteksi sudah beralih fungsi perkebunan kelapa sawit, tanaman Akasia dan juga masih banyak saat ini yang membuka lahan baru.

“Setahu kita kawasan HPT itu selayaknya juga dijaga pemerintah Daerah/Provinsi/Pusat sebagai tempat pencanangan kawasan hutan Biosfer,” katanya.

“Nah setelah gajah mati, Tapir masuk Kota, siapakah yang bertanggung jawab?, katanya.

” Karena kejadian satwa ini mati, kita minta Uni Eropa memberikan peringatan dengan memblokir produk PT RAPP dan Indah Kiat, demi menyelamatkan satwa yang nyaris punah di Dunia ini,” pungkasnya.

Pihak Media Relation PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Disra Alldrick alias Eric dan Pihak PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) IKPP Stanley Najoan, dikonfirmasi Sabtu (15/7/23) tak menjawab.***

You Might Also Like

Fantastis, Segini Harta Kekayaan Yuniarto Kalapas Kelas IIA Pekanbaru

Sikat Sindikat Mafia BBM, Bareskrim Sisir 223 TKP

Daftar Penyesuaian Harga Terbaru BBM se-Indonesia

Menghitung Peluang Bisnis Koperasi Merah Putih hingga Aturan Bagi Hasil Desa

Bongkar Muat di Tanahnya, Usman Usir PT Arara Abadi

TAGGED: APRIL group, Arara Abadi, Gajah mati TNTN, Tesso Nilo habis
admin 2023-07-16
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

Pemkab Lingga Rayakan May Day dengan Kekeluargaan Tanpa Demo
Daerah 1 hari ago
Desri Terpilih Secara Aklamasi di Muscab Percasi Lingga 
Daerah 1 hari ago
Hari Fitro Adha Pimpin PPNI Pelalawan, Unggul Tipis dalam Musda IV
Daerah 4 hari ago
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum bagi Masyarakat Adat
Advertorial Daerah 4 hari ago

Berita Rekomendasi

Yuniarto, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru (sumber IG: @lapas_pekanbaru)
NasionalSerba - Serbi

Fantastis, Segini Harta Kekayaan Yuniarto Kalapas Kelas IIA Pekanbaru

6 hari ago
Tabung LPG yang diamankan Bareskrim
HukrimNasional

Sikat Sindikat Mafia BBM, Bareskrim Sisir 223 TKP

2 minggu ago
SPBU Pertamina
EkonomiNasional

Daftar Penyesuaian Harga Terbaru BBM se-Indonesia

2 minggu ago
EkonomiNasional

Menghitung Peluang Bisnis Koperasi Merah Putih hingga Aturan Bagi Hasil Desa

1 bulan ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    persadaoffice18@gmail.com
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?