Persadariau.co.idPersadariau.co.id
  • Ekonomi
  • Politics
  • Pariwisata
  • Hukrim
  • Daerah
  • Nasional
  • Syi’ar
  • Advertorial
  • Serba – Serbi
Notification Show More
Latest News
300 ha Lahan Relokasi Korban Bencana Milik Pemkab Pelalawan Beralih Pemilik
Daerah
Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan
Daerah
Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci
Daerah
KUHAP Baru Berpihak Kepada Siapa?
Serba - Serbi
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
Daerah
Aa
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Aa
  • Ekonomi
  • Politics
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukrim
  • Pariwisata
  • Syi’ar
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
Follow US
  • Advertise
© 2023 Persadariau.co.id All Rights Reserved. Developed by Tokoweb.co
Persadariau.co.id > Blog > Daerah > Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan
Daerah

Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan

admin
Last updated: 2026/02/08 12:04:01
admin
Share
3 Min Read
Warga Perumahan Hasanah Indah Kerinci gotong royong bersihkan parit
SHARE

Oleh: Redaksi
PERSADARIAU, PELALAWAN — Persoalan genangan air di Perumahan Hasanah Indah, Kecamatan Sekijang, Kabupaten Pelalawan, kembali membuka diskusi lama tentang kualitas layanan dasar pemerintah daerah. Drainase yang tersumbat bukan hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan permukiman.

Warga menyebut, parit yang tersumbat merupakan fasilitas yang dibangun pemerintah daerah, namun dibiarkan tanpa perawatan rutin. Ketika hujan turun, air tidak lagi mengalir sebagaimana mestinya.

“Kita Lubuk Ogung, Mas, RT 001 RW 001,” ujar Ketua RT setempat. Bukan buat parit, tapi bersihkan parit pemda yang tersumbat. Soalnya dibiarkan saja sama dinas terkait,” tambahnya.

Keluhan ini bukan berdiri sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, data kebencanaan daerah menunjukkan banjir dan genangan masih menjadi salah satu kejadian yang paling sering dilaporkan di Kabupaten Pelalawan, terutama di kawasan permukiman yang bergantung pada sistem drainase lingkungan. Banjir skala kecil akibat saluran tersumbat kerap luput dari perhatian karena tidak masuk kategori bencana besar, namun dampaknya dirasakan langsung oleh warga.

Dari sisi kesehatan, genangan air yang berulang diketahui meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Data sektor kesehatan secara nasional menunjukkan bahwa lingkungan dengan drainase buruk berkorelasi dengan meningkatnya kasus penyakit kulit, diare, dan demam berdarah. Bagi warga permukiman padat, persoalan parit tersumbat bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman kesehatan.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Pelalawan setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan drainase dan infrastruktur lingkungan melalui APBD. Anggaran tersebut umumnya tersebar di dinas teknis dan program lingkungan permukiman. Namun, di tingkat warga, pertanyaan sederhana tetap muncul: mengapa parit yang sudah ada tidak terawat?

Kritik warga Hasanah Indah sesungguhnya bersifat moderat. Mereka tidak menuntut pembangunan baru atau proyek bernilai besar. Yang diminta adalah pemeliharaan rutin membersihkan saluran yang tersumbat agar fungsi dasar drainase berjalan. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, hal ini justru menjadi ukuran paling nyata dari kehadiran negara di tingkat tapak.

Kondisi ini patut menjadi refleksi bagi Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Ketika anggaran tersedia dan kewenangan ada, namun persoalan sederhana terus berulang, maka yang perlu dibenahi bukan hanya teknis lapangan, melainkan juga sistem pengawasan dan respons dinas terkait.

Bagi warga, parit yang bersih bukan sekadar urusan air mengalir. Ia adalah simbol perhatian pemerintah. Dan ketika simbol itu tersumbat, kepercayaan publik pun ikut terhambat.

You Might Also Like

300 ha Lahan Relokasi Korban Bencana Milik Pemkab Pelalawan Beralih Pemilik

Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci

DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan

Pemkab Pelalawan akan Bentuk Tim Evaluasi PT Pesawon Raya yang Belum Kantongi HGU:  Berpotensi Kebocoran Pajak

Dari Aset Daerah ke SHM Pribadi: Jejak Lahan Bhakti Praja Pelalawan

admin 2026-02-08
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Youtube Subscribe
- Advertisement -

Berita Terupdate

300 ha Lahan Relokasi Korban Bencana Milik Pemkab Pelalawan Beralih Pemilik
Daerah 4 hari ago
Parit Tersumbat, Banjir Berulang: Catatan Warga untuk Pemkab Pelalawan
Daerah 1 minggu ago
Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci
Daerah 2 minggu ago
KUHAP Baru Berpihak Kepada Siapa?
Serba - Serbi 2 minggu ago

Berita Rekomendasi

Daerah

300 ha Lahan Relokasi Korban Bencana Milik Pemkab Pelalawan Beralih Pemilik

4 hari ago
Daerah

Selain Tidak Punya HGU, PT Pesawon Raya Tanami Daerah Aliran Sungai Kerinci

2 minggu ago
Daerah

DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan

2 minggu ago
DaerahHukrim

Pemkab Pelalawan akan Bentuk Tim Evaluasi PT Pesawon Raya yang Belum Kantongi HGU:  Berpotensi Kebocoran Pajak

3 minggu ago
//

Kami menyadari beberapa kelemahan terkadang menjadi tantangan bagi kami. Namun kami terus berbenah dan meng-Upgrade kemampuan team kami

Informasi

  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
  • Network
  • Kontak
Alamat Kantor
Komplek MPR E26, Panam, Pekanbaru, Riau
Informasi Kontak
Direktur:    085274097354
Pimred:   082283001167
Email:    persadaoffice18@gmail.com
Persadariau.co.idPersadariau.co.id
Follow US

© 2023 Persadariau.co.id - Developed by Tokoweb.co

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?