PERSADARIAU, PEKANBARU – Pasca proses pemindahan tahanan yang bernama Jekson Sihombing dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru ke Nusakmbangan.
Lapas Kelas IIA Pekanbaru belum memberikan keterangan mengenai hasil evaluasi yang menjadi alasan pemindahan tahanan tersebut.
Pada hari Jum’at (24/4/26), Persadariau kembali meminta penjelasan dari Humas Lapas, Jopri Sinaga. Namun yang bersangkutan justru memberi jawaban menohok.
“Saya rasa tidak ada perlu yang saya jawab lagi ya, karena berita sudah terbit di media online terkait hal yang ditanyakan. Saya juga belum sempat menjawab karena memang masih menunggu data namun sudah dimuat terlebih dahulu. Jadi saya rasa sudah cukup. Intinya saya kalau belum dapat informasi lengkap tidak akan sembarangan menjawab media. Jadi kalau sudah dimuat tanpa menunggu info dari saya, saya rasa udah ckup ya,” kata Jopri dalam keterangan tertulisnya.
Jopri juga menyebut, pihaknya tidak akan menjawab hal-hal yang belum dipahaminya. Dia menyatakan juga akan menyampaikan secara resmi mengenai data tersebut jika sudah lengkap.
Kemudian, ketika awak media menanyakan apa hasil penelitian ataupun asesmen yang dilakukan Lapas terhadap warga binaan tersebut sehingga diajukan untuk dipindah penahanannya.
Humas Lapas ini tetap mengatakan masih mengumpulkan data dan menunggu arahan Kanwil Ditjen PAS terkait data yang diminta oleh keluarga Jekson dan media.
Terkait pernyataan Humas Lapas yang seakan kesal dengan terbitnya pemberitaan sebelumnya.
Pada hari Kamis (23/4/26). Persadariau mengkonfirmasi Humas Lapas sejak pukul 9.21 wib. Akan tetapi, setelah menunggu selama lebih kurang 5 jam, tidak ada jawaban yang disampaikan oleh Jopri.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Maizar menegaskan supaya Kepala Lapas Pekanbaru Yuniarto, perihal polemik yang terjadi.
“Perihal untuk kasus Jekson, saya sudah menelepon Kalapas Pekanbaru (Yuniarto) dan posisi beliau lagi berada di jakarta mengikuti tes. Dan sudah memberikan amanah untuk mengklarifikasi dan menjelaskan ke publik terkait pemindahan Jekson ke Nusakambangan,” ujar Maizar kepada wartawan, dikutip Jum’at (24/4/26). ***
Sus

