PERSADARIAU, SIAK – Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Siak berhenti beroperasi sementara untuk mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Siak, Lisa Wahari membenarkan kondisi tersebut.
Lisa menerangkan, empat SPPG tersebut yang berada di Kampung Rempak, Kampung Dalam, Sungai Tengah Sabak Auh dan Tualang.
Berhentinya operasional sejumlah dapur umum Makanan Bergizi Gratis itu karena dana operasional dari pemerintah belum masuk.
“Betul pak, dana SPPG ada yang belum masuk, tetapi tidak merata. Ada yang sudah masuk, ada yang belum,” terang Lisa Wahari.
Dia mengatakan, keterlambatan itu memicu penghentian operasional sementara pada sejumlah dapur umum program Makan Bergizi Gratis.
“Yang belum masuk, stop sementara, karena dana talang tidak diperbolehkan,” sebut Lisa.
Menurut Lisa, sebanyak 58 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Siak, hanya 4 dapur MBG yang mengalami keterlambatan transfer dana.
Sementara itu, Ketua Yayasan Gizi Untuk Rakyat, Harvianto, membenarkan penghentian operasional tersebut.
Dapur MBG yang dikelola pihaknya tidak lagi mampu menjalankan produksi dan distribusi makanan karena keterbatasan anggaran operasional.
“Benar, hari ini baru mulai stop operasional karena dana operasional dari BGN tidak turun. Surat pemberitahuan juga sudah kami sampaikan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat,” kata Harvianto.
Ia menjelaskan, dapur MBG yang dikelola pihaknya tidak lagi mampu menjalankan produksi dan distribusi makanan karena keterbatasan anggaran operasional.
Harvianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh sekolah dan penerima manfaat program MBG. Dia memastikan pihaknya akan segera memberikan informasi lanjutan apabila persoalan pendanaan telah terselesaikan dan operasional dapur dapat kembali beroprasi.
“Kami berharap persoalan ini segera mendapat solusi sehingga pelayanan kepada masyarakat dan anak-anak penerima manfaat bisa kembali berjalan seperti biasa,” tandasnya.
Frz

