PERSADARIAU, SIAK – Republik Indonesia Prabowo Subianto memilih sapi milik peternak lokal asal Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, sebagai hewan kurban bantuan Presiden pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Peternak sapi tersebut, Timbul Santoso, mengaku bersyukur setelah sapi jenis brahman miliknya terpilih menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.
“Alhamdulillah, sapi saya terpilih menjadi hewan kurban Pak Presiden,” kata Timbul, Selasa (26/5/2026).
Timbul menjelaskan, sapi bernama Bro itu memiliki bobot 731 kilogram dan berusia sekitar 3,5 tahun. Ia merawat sapi tersebut sejak masih anakan hasil inseminasi buatan dari indukan jenis simental.
Selama pemeliharaan, Timbul memberi pakan berupa rumput, bungkil sawit, dan ampas tahu untuk menjaga pertumbuhan sapi tetap optimal.
Ia juga menyebutkan bahwa Bro merupakan anakan pertama dari induknya. Sementara anakan kedua bernama Bree berusia 1,5 tahun dan anakan ketiga berjenis limosin berusia tiga bulan.
Menurut Timbul, proses penjualan sapi berlangsung melalui negosiasi hingga akhirnya disepakati harga Rp72 juta.
“Harga itu sesuai dengan biaya perawatan dan pemeliharaan selama ini,” ujarnya.
Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, drh Wahid mengatakan pemilihan sapi milik peternak lokal menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.
Menurut dia, sapi bantuan presiden tersebut memenuhi kriteria hewan kurban yang sehat, berkualitas, dan layak disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
“Ini menunjukkan peternak lokal Kabupaten Siak mampu menghasilkan ternak unggulan dengan standar yang baik,” kata Wahid.
Dia menambahkan, pemerintah akan mendistribusikan sapi kurban bantuan presiden itu ke Kampung Meredan Barat, Kecamatan Tualang, sesuai arahan Bupati Afni.
Pemerintah Kabupaten Siak berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat mempererat kebersamaan masyarakat serta menjadi wujud kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Iduladha.
Frz

