PERSADARIAU, PELALAWAN — Dinamika pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Pelalawan periode 2026–2031 berlangsung ketat. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Aula RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Selasa (29/4/2026), Ns. Hari Fitro Adha, S.Kep, akhirnya terpilih memimpin organisasi profesi perawat tersebut setelah unggul tipis dari pesaingnya.
Mengusung tema “Lahirkan Pimpinan Hebat, Perawat Kuat, dan Organisasi Bermartabat”, forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten ini dihadiri 16 Dewan Pengurus Komisariat (DPK) dari seluruh Pelalawan, dengan total 48 suara yang diperebutkan.
Dua nama maju dalam kontestasi, yakni Wakil Ketua DPD PPNI Pelalawan Ns. Mimi Auliana, S.Kep., M.Si, dan Ketua DPK PPNI RSUD Selasih Ns. Hari Fitro Adha, S.Kep. Persaingan berlangsung sengit hingga akhir pemungutan suara.
Hasilnya, Hari Fitro Adha memperoleh 21 suara, unggul tipis dari Mimi Auliana yang meraih 19 suara. Dari total suara, sebanyak 40 suara dinyatakan sah, sementara 8 suara lainnya tidak hadir.
Kemenangan tersebut disambut haru oleh Hari Fitro Adha. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk membangun organisasi secara kolektif.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari rekan-rekan DPK. Amanah ini tidak bisa saya jalankan sendiri. Kita akan bekerja bersama, berkolaborasi untuk kemajuan PPNI Pelalawan,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menyusun struktur kepengurusan dan merancang program kerja yang selaras dengan kebutuhan organisasi dan anggota.
Lebih jauh, Hari juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap profesi perawat, sekaligus membuka ruang bagi ide dan gagasan dari seluruh anggota.
“Kami akan mengakomodir setiap ide dan gagasan yang konstruktif sesuai dengan aturan organisasi. Selain itu, perlindungan terhadap seluruh anggota PPNI di Pelalawan menjadi prioritas kami,” tegasnya.
Dalam pernyataan yang lebih emosional, Hari mengingatkan kembali peran vital perawat dalam menghadapi masa krisis, termasuk saat pandemi COVID-19.
“Perawat adalah profesi yang setia kepada republik ini. Banyak rekan kita gugur saat pandemi, namun perawat tetap berada di garis depan. Itu adalah komitmen yang tidak bisa ditawar,” katanya.
Ia berharap, di bawah kepemimpinannya, PPNI Pelalawan tetap solid dan mampu menjadi organisasi yang profesional serta berdaya saing, sejalan dengan semangat “dekat, berkualitas, dan terdepan”.
Musda IV ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan H. Asril K., SKM., M.Kes, Ketua DPW PPNI Riau Ns. H. Ahmad Yusuf, S.Kep., S.Sos., MH., MKM, Sekretaris DPW Ns. H. Suhud, S.Kep, serta jajaran pengurus PPNI tingkat Provinsi. **/Fa

